foto by padang creme

Payakumbuh,Beritasumbar.com-Sampai saat ini, sejumlah kasus kejahatan perampokan yang pernah terjadi di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh belum berhasil diungkap jajaran pihak Kepolisian. terutama perampokan dengan modus memecahkan kaca mobil yang sedang parkir. Mulai dari kasus perampokan yang dialami H. Weri Yunaldi mantan Calon Wakil Walikota Payakumbuh periode 2012-2017, hingga kasus perampokan pecah kaca mobil nasabah Bank BRI di pelataran Parkir Kantor Pusatnya di Jalan Soedirman yang terjadi pada April lalu.

Sebelumnya, dari kasus perampokan pecah kaca mobil tersebut, korban H. Weri “ Singa “ Yunaldi menderita kerugian uang hingga Rp. 150 juta rupiah. Saat itu korban yang juga merupakan pengusaha properti tengah memarkir kendaraan roda empat Nisan X.Trail dengan Nomor Polisi BA 990 MT di Kawasan A. Yani Kelurahan Labuah Basilang pada Rabu (29/7). Uang senilai Rp. 150 juta tersebut diletakkan korban didalam box disamping tempat duduknya. Uang tersebut raib dalam hitungan waktu 10 menit ketika ditinggal saat melihat bangun gedung di jalan A.Yani Kelurahan Labuah Basilang. Aksi kejahatan selanjutnya terjadi di Sebuah Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Unit Bank BRI Pasar Piladang Kabupaten Lima Puluh Kota nyaris “ Bobol” digasak dua orang pelaku perampokan. Saat mencoba mencongkel ATM dengan benda keras, aksi keduanya terdengar oleh pemilik ruko yang berada bersebelahan dengan Kantor Cabang Bank BRI itu. Tidak beberapa lama, masyarakat sekitar yang hendak melakukan sholat subuh dimasjid tidak jauh dari lokasi ATM, juga melihat aksi pelaku. Karena banyaknya masyarakat yang sudah bangun dan lewat di depan Bank BRI, pelaku akhirnya tancap gagas sebelum aksinya berhasil.

Berikutnya,sebuah Sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) PT. BPR Al-Makmur di Pakan Rabaa, Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota digasak pelaku kejahatan. berikutnya, Sebuah kendaraan roda 4 yang tengah diparkir pengendara saat Makan Sate di Sate Mak Tando Kawasan Jalan Soekarno Hatta Koto Nan IV, digasak oleh pencuri yang menggunakan kendaraan roda dua.

Aksi kejahatan yang cukup mengemparkan adalah sebuah aksi perampokan pedagang emas keliling di Pasar Tradisional di Pakan Jumat Taeh Baruah Kabupaten Lima Puluh Kota.Dalam aksi tersebut, pelaku yang beraksi siang hari tersebut juga menggunakan senjata api. Dalam aksinya saat itu, pelaku berhasil membawa kabur uang puluhan juta rupiah hingga emas milik korban.

Saat perampokan di Pelataran parkir BRI Pusat Kota Payakumbuh, korban bernama Asrul (48) seorang Toke Pinang, warga Jorong pakan rabaa Kenagarian Batu Payuang Kecamatan Lareh Sago halaban Kabupaten Lima Puluh Kota nyaris kehilangan sekitar 100 juta rupiah yang ditaruh dibagian belakang mobilnya.

Kini, Senin sore (27/6) sekitar pukul 16. 00 Wib, aksi perampokan pecah kaca kembali terjadi di wilayah hukum Polres Payakumbuh, korban Budi Nanda (50) Manager Kantor Kas Bank BPR Syariah Al-Makmur Jalan Pemuda di Kelurahan Bunian atau depan Kantor Balaikota Payakumbuh yang tengah memarkir kendaraan roda empat BA 1745 CL miliknya kehilangan sejumlah harta bendanya.

Sat itu, korban yang memarkirkan kendaraannya didepan SD 53 Payakumbuh yang berjarak sekitar 15 Meter dari Kantor Bank Kantor Kas Bank BPR Syariah Al-Makmur.

Didalam mobil warna hitam itu, korban juga meletakkan tas yang berisi uang sekitar 2 juta rupiah, 1 unit laptop, dan sejumlah surat-surat berharga. “ Saya berencana hendak pulang, saat meletakkan tas didalam mobil, tiba-tiba nasabah datang, sehingga saya kembali lagi ke dalam kantor. Sekitar 15 menit saya kembali kem mobil dengan maksud hendak pulang. Namun saya sudah mendapati kaca mobil bagian kiri depan pecah, uang, laptop serta benda berharga lainnya ikut raib”. Sebut korban kepada sejumlah wartawan.

Sejumlah anggota Polisi yang datang ke Lokasi kejadian menemukan pecahan busi yang diduga digunakan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya dalam melakukan perampokan.(BYPC)