Bukittinggi, BeritaSumbar.com ,-Delapan delegasi Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten dan Kota se-Sumatera Barat sepakat secara aklamasi memilih Ramlan Nurmatias sebagai Ketua Umum Pengprov Pordasi Sumbar, masa bakhti 2018-2022.

Pemilihan berlangsung Jumat pekan lalu di Hotel Nikita pada Musorprov X, yang dihadiri Ketua Komisi Pacuan Pengurus Pusat Pordasi Aidil Azwar, forum tertinggi pengprov Pordasi Sumbar berhasil membentuk tim formatur yang akan membentuk kepengurusan periode 2018-2022.

Adapun formatur itu selain Ramlan Nurmatias juga dipercayakan kepada Gusrial, Busrizal Jakfar, Afrinal Dt Magek dan Adria Idris.

Usai pemilihan Ketua Umum Pengprov Pordasi, peserta Musorprov langsung mendengar sambutan Ketua Umum terpilih, Ramlan Nurmatias dan sekaligus didaulat menutup Musorprov Pordasi Sumbar yang berjalan sukses.

Pada kesempatan itu, Ramlan Nurmatias yang bergelar adat Datuak Nan Basa berpidato akan memenuhi harapan masyarakat olahraga berkuda di Ranah Minang berharap agar melalui rumusan kegiatan dan kebijakan olahraga berkuda lebih giat lagi dimasa kepemimpinannya.

“Olahraga berkuda bagi masyarakat Sumbar selain olahraga prestasi juga merupakan olahraga tradisi leluhur dan sangat potensial. Kemajuan olahraga pacuan kuda di Sumbar juga akan berdampak dalam meningkatkan kepariwisataan dan mengairahkan peternakan kuda,” sebutnya.

Untuk mendukung pacuan kuda sebagai obyek pariwisata, Pordasi yang dipimpinnya akan menyusun kalender pacuan setiap tahunnya yang sudah baku, 7 sampai 8 kali pacuan setahun. Setiap pacuan dikunjungi oleh puluhan ribu penonton.

“Pacuan Kuda menggerakan ekonomi masyarakat, untuk itu saya optimis bisa mengikuti jejak kesuksesan Pak Azmi Sjahbuddin memimpin Pordasi Sumbar, dengan catatan setelah bersama-sama memilih saya, ya bersama-sama pula kita bekerja,” ujar Wako Bukittinggi itu.

Azmi Sjahbuddin Sukses Pimpin Pordasi Sumbar
Mengakhiri jabatan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Barat 2014-2018, Azmi Sjahbuddin (66) untuk tidak transparan. Ia mengakhiri jabatannya dengan pidato pertanggungjawabanya dengan dapat diterima oleh semua Pengcab Pordas se-Sumatera Barat.

“Penyelengaraan Musyawarah Propinsi(Musprov) Pordasi Sumbar di Hotel Nikita Bukitttingi, Jum’at pekan lalu adalah ajang pengabdian saya terakhir di masyarakat berkuda di Ranah Minang,” ujar Azmi Sjahbudin yang ditemui saat menuju Jakarta di BIM, Senin (2/4/2018).

Azmi Sjahbuddin menceritakan, secara keseluruhan selama periode 4 tahun kepemimpinannya di Pengprov Pordasi Sumbar, telah diselenggarakan 26 kali pacuan di wilayah Sumbar, termasuk di Bukitinggi pada 31 Maret hingga 1 April 2018.

Selain itu, Pengprov periode kepemimpinannya juga melaksanakan Kejurnas Minang Derby di Jakarta dua kali berturut-turut. Untuk Kejurnas jangan disebut lagi, setiap iven berskala nasional, namun gagal mempersembahkan medali pada PON XIX di Jawa Barat.

Pada tahun 2017, saat mengikuti Kejurnas seri 1 di Salatiga Kuda Kemang Chrome dari Emerald Stable Bukittinggi berhasil meraih juara 1 Indonesia Derby.

“Seluruh capaian oleh kepengurusan periode saya merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pengurus dan saya berterimakasih untuk itu dan Alhamdulillah setelah saya memimpin Pengprov Pordasi Sumbar disambut Pak Walikota, Ramlah Nurmatias, semoga prestasi Pordasi Sumbar lebih baik lagi dimasa kepemimpinan Pak Wali kita,” harap Azmi yang pemegang saham salah satu BPR di Kota Wisata ini.(rel/DSP)