Padang – PT. Pertamina Marketing Operation Regional I kantor wilayah Sumatera Barat (Sumbar) memprediksi bahwa BBM jenis baru Pertalite masih sulit dan tidak dalam waktu dekat hadir di wilayah tersebut.

“Tidak mudah menghadirkan pertalite ke daerah seperti halnya Sumbar bila persiapan masih minim dan permintaan nihil,” kata Sales Eksekutive BBM Pertamina Regional I Adri Angga Aditya di Padang, Sabtu.

Dia menyebutkan hingga saat ini permintaan akan pertalite dari SPBU di wilayah Sumbar masih minim, meski ada namun hal tersebut tidak cukup untuk menyalurkan BBM Pertalite.

Minimnya permintaan tersebut lebih didasari masih belum jelasnya hasil dari percobaan penggunaan bensin bernilai Oktan 90 tersebut di Jawa.

“Sejauh ini belum ada tanda-tanda niatan Pertamina pusat untuk menyalurkan pertalite dalam jumlah besar ke daerah,” imbuhnya.

Hal ini juga kata Adri menjadi faktor sulitnya pertalite hadir di daerah dalam jangka waktu dekat.

Akibatnya Pertamina regional belum bisa melakukan sosialisasi Pertalite tersebut kepada SPBU dan masyarakat, ucapnya.

Implikasinya SPBU belum siap menyediakan tangki penyimpanan untuk menampung pertalite tersebut.

Mengingat saat ini kapasitas tangki yang ada tidak mungkin menampung BBM tersebut dalam jumlah besar.

Dari kesemua faktor tersebut, masyarakat di Sumbar perlu bersabar untuk merasakan jenis bensin tersebut hingga keputusan resmi dari pusat, ujarnya.

Sementara itu seorang pengendara di Padang Dodi Achdi menyarankan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan keuntungan dari Pertalite bagi kendaraan bila nantinya hadir di Sumbar.

Dalam hal ini katanya, pemprov harus melihat keunggulannya dari BBM yang sudah ada seperti premium dan Pertamax.

“Jangan sampai nantinya kebijakan pemerintah tersebut merugikan masyarakat,” katanya.

 

Sumber: Antara