BeritaSumbar.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubenur Bengkulu Ridwan Mukti dan istrinya, Lily Martiani Maddari terkait dugaan suap proyek jalan di Bengkulu, Selasa (20/6). Ikut diamankan tiga orang lainnya dari kalangan pengusaha.

Ternyata salah seorang dari pengusaha yang diamankan KPK berinisial JW berasal dari Payakumbuh. Sebagaimana dilansir Sumbar Hebat, “Dia alumni SMP Fidelis Payakumbuh. Satu tahun dahulu tamat dari saya. Tinggalnya di Pusat Kota,” kata sejumlah teman satu sekolah JW. Teman-temannya kaget, melihat JW diarak penyidik KPK.

JW merupakan Dirut PT Statika Mitra Sarana. Dari data Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Bengkulu, PT Statika Mitrasarana sendiri tahun ini memenangkan 2 paket proyek jalan Pemprov Bengkulu dengan nilai total mencapai Rp 58 miliar. Paket tersebut adalah pembangunan/peningkatan jalan Tes – Muara Aman/Air Dingin – Tes senilai Rp 40 miliar dan pembangunan/peningkatan jalan Curup – Air Dingin senilai Rp 18 miliar.

JW terancam tak bisa menikmati lebaran tahun ini seperti biasa. Pasalnya) menurut keterangan juru bicara KPK Febri Diansyah, mulai hari ini, Rabu (21/06), JW dijebloskan KPK ke rumah tahanan (Rutan) Cipinang. (arie)