sang merah putih di puncak tertinggi Peru Lima

Beritasumbar.com– Masyarakat Sepak Bola Indonesia(MSBI) yang di komandoi Sarman melakukan kampanye Indonesia tuan rumah Piala dunai 2022. Lima benua di kelilingi terutama negara negara yang populer akan sep[ak bolanya.

Perjalanan keliling dunia yang di lakoni Sarman dengan MSBI ini pada 17 Agustus 2016 kemaren berada di negara Peru di bagian Amerika Latin. Sarman dan rombongan MSBI tidak mau kalah moment memperingati momentum paling bersejarah NKRI tersebut. Bendera dengan ukuran 20 X 10 M di siapkan untuk di bentangkan di puncak Cerro San Cristobal. Dimana Puncak ini adalah puncak tertinggi di di Kota Peru Lima.Bendera Merah Putih berhasil di bentangan pada jam 05.00 waktu setempat di tanggal 17/8-216.

sang merah putih di puncak tertinggi Peru Lima
sang merah putih di puncak tertinggi Peru Lima

Pembentangan bendera di puncak tertinggi Peru Lima ini juga di bantu para wisatawan yang datang menikmati suasa ketinggian di negara Amerika Latin ini. Cerita Sarman via WA kepada Beritasumabar.com.

dibantu para wisatawan Sarman siapkan bendera merah putih untuk di kibarkan
dibantu para wisatawan Sarman siapkan bendera merah putih untuk di kibarkan

Sarman yang juga putra Sumatera Barat ini mengatakan Kota Peru Lima tidaklah semenarik dan seindah daerah kita,tapi setiap hari ribuan wisatawan asing datang berkunjung kedaerah ini. Kedatangan ini hanya untuk menikmati suasa kota Peru dari puncak tertinggi di Negara ini.

Tapi mereka mampu mengemas promosi wisata untuk mengundang para wisatawan hadir di negara mereka.

Indonesia,khususnya Sumatera Barat juga bisa di kunjungi oleh wisatawan seperti daerah ini. Bahkan bisa lebih. Kita punya alam nan indah,asri dan nyaman. Apalagi masyarakat kita terbilang santun dengan tamu tamu yang berkunjung. Hanya saja Sarman memberikan kritikan minimnya pelayanan WC di daerah kita. Sarman sempat titip pesan agar pemerintah daerah di Sumatera Barat sampai ke daerah memberikan perhatian khusus juga akan hal ini.

bersama wisatawan di negara Peru
bersama wisatawan di negara Peru

Walau masalah WC kadang di anggap sepele tapi bisa membuat para wisatawan kecewa dan tidak akan mengulangi kunjungan berikutnya kedaerah kita. Hal ini merupakan pengalaman Sarman saat pulang kampung dan mengunjungi tempat wisata yang ada di Ranah Minang. Tidak hanya di Lokasi wisata di rumah makan saja kadang minim pelayan wc yang bersih.

Kedepan hal ini harus di benahi agar pelayanan prima akan tamu lebih terlaksana,dan untuk promosi wisata kenapa kita tidak memanfaatkan dubes dubes RI ujar Sarman mengakhiri percakapan via telpon wa dengan Beritasumabar.com.