Rokan Hulu,BeritaSumbar.com,-Fitri Susanti (23) ditemukan tewas tergantung di tiang konsen pintu kamarnya pada Minggu 23/9 kemaren. Sampai saat ini motif kematian bidan cantik warga Dusun Tanah datar Pasar Baru Kelurahan Unjung Batu Kecamatan Ujung Batu Rokan Hulu masih belum terungkap.

Bidan yang akrab disapa Ifit ini ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi tergantung dengan kain panjang dikunsen pintu kamarnya.Kondisi Jasad Ifit dari keterangan ‎warga di sekitar TKP saat ditemui wartawan tidak terlihat lidah terjulur seperti layaknya orang bunuh diri,lagi pula jeratan dileher Ipit juga tampak hanya sekedar atau tidak melilit ” ungkap seorang ibu muda yang ikut bersama warga lain melihat jasad Ifit di TKP.

Jenazah Bidan cantik Fitri Susanti yang bekerja di Klinik Mitra Husada di Desa. Ujung Batu Timur pertama kali ditemukan ayahnya Muhammad Nasir, ‎

Saat itu, ibu korban Apridanis (43) mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti kejadian hingga putrinya meninggal dengan cara tidak biasa. Karena, Minggu pagi dirinya dan suami sedang berjualan sarapan pagi di Pasar Pagi Ujung Batu.

Usai berjualan, Minggu sekitar pukul 17.00 Wib, Apridanis dan suaminya Muhammad Nasir pulang ke rumah. Namun saat akan mandi, sang ayah sempat memanggil nama putrinya, namun tidak ada jawaban.

Ketika diperiksa, pintu kamar korban terkunci dari dalam,Ketikan diintip dari sela-sela lobang angin, ada kain warna hijau telur asin terikat di kusen pintu kamar korban.

Karena penasaran, M. Nasir berusaha buka pintu. Setelah pintu terbuka, pria ini sangat terkejut karena putri sulungnya meninggal dalam kondisi leher tergantung dengan seutas kain panjang.

Sebelum kejadian pada Minggu sekitar pukul 16.00 Wib, saat baru pulang dari tempat kerjanya di Klinik Mitra Husada Ujung Batu, putrinya masih terlihat sehat seperti biasanya.

Dirinya menyatakan, anaknya juga tergolong sebagai anak pendiam dan tertutup, tidak pernah mengeluhkan masalah yang tengah menimpanya. Pulang kerja, Ipit masih terlihat menelepon seseorang. Saat ditanya, korban mengakui dirinya menelepon pacarnya.

Mendengar kematian Bidan cantik yang merupakan alumni salah satu perguruan tinggi kesehatan di Medan Sumatera Utara, selama  ini dikenal baik dan ramah di kalangan tetangganya, namun pendiam,‎ warga sekitar mulai datang ke rumah duka pada Minggu malam.

Lantas Benarkah bidan Cantik Fitri ‎Susanti Sengaja gantung diri atau dibunuh ? Sejauh ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut,

Di tempat terpisah, Kapolres Rokan Hulu AKBP M.Hasym Risahondua SIK,M.Si melalui Kapolsek Ujung Batu Kompol Arvin Hariyadi, SIK, membenarkan ada Bidan cantik yang ditemukan meninggal tergantung di wilayah hukumnya. Kapolsek mengaku Bahwa, pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kepergian anaknya yang tidak wajar tersebut.*( Alfian Tob/eman).