foto ilustrasi by internet

Beritasumbar.com-Modus prostitusi melalui internet saat ini menjadi tranding topik media. Media Sosial jadi tempat nyaman untuk penghubung transaksi prostitusi. Namun pihak berwajib tidak mau kecolongan oleh kasus prostitusi yang memperdagangkan perempuan melalui dunia maya ini.

Subdirektorat IV Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, berhasil membongkar kasus prostitusi yang memperdagangkan perempuan dari kalangan model dan Sales Promotion Girl melalui media online.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, kasus ini terbongkar ketika penyidik melakukan patroli cyber dan menemukan sebuah situs penyalur agensi model dan SPG yang ternyata juga menawarkan jasa booking out (BO) perempuan.

“Tersangka berinisial ANY, berperan sebagai muncikari. Ada enam perempuan dalam naungannya. Ia mempromosikannya melalui website,” kata Awi, Selasa (23/8).

Dikatakannya, di dalam situs tersebut terdapat nomor telepon pelaku yang dapat dihubungi pelanggan untuk booking SPG atau model.

“Pelaku dan pelanggan biasanya melakukan komunikasi melalui WhatsApp atau BBM untuk pemesanan. Pelanggannya kebanyakan dari kalangan pengusaha,” ungkapnya,seperti di lansir beritasatu.com hari ini.

Ia menyampaikan, tersangka muncikari mendapatkan bagian dari satu kali pemesanan sebesar Rp1,5 juta sampai Rp3 juta.

“Tersangka ini menjadi muncikari untuk menambah penghasilan. Karena mudah mendapatkan uang. Setiap ada pemesan, ia mendapatkan uang Rp1,5 juta hingga Rp3 juta,” katanya.(sumber beritasatu.com)