Padang – Tak terasa, iven balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2015 sudah mendekati penghujung. Ditabuh pada 3 Oktober lalu, helat balap sepeda tahunan itu berakhir di Padang, Minggu (11/10).

Etape terakhir atau stage 9 ini dimulai di Padangpanjang. Start dilakukan di depan Sekolah Calon Tamtama Padangpanjang dan berakhir di Lapau Panjang Cimpago (LPC), Pantai Padang. Panjang rute yang ditempuh pebalap yakni 148,5 Km.

Meski jalur dari Padangpanjang menuju Padang terlihat relatif banyak turunan, akan tetapi pebalap mesti melewati jalur yang cukup sulit dan menantang. Usai melakukan start, pebalap diharuskan memutari bundaran di Kampung Cina Padangpanjang. Setelah itu pebalap langsung disambut dengan tanjakan di Tugu Gerbang Padangpanjang. Tugu Gerbang ini adalah titik King Of Mountain (KOM) pertama untuk stage ini.

Usai melahap jalur KOM, pebalap akan melewati jalaur seperti penurunan dan melewati Anai Resort. Lalu pebalap terus ke Sicincin, Lubuk Alung, dan melewati Fly Over di Duku. Pebalap terus memacu sepedanya saat memasuki pusat kota, Tabing, lalu terus ke Simpang DPRD Sumbar menuju ke Masjid Raya Sumbar di jalan Khatib Sulaiman.

Sebelum memasuki finish, pebalap akan terus bersepeda ke Bypass Ketaping, kemudian ke Universitas Andalas di Limau Manis. Di kampus Unand ini pebalap kembali disuguhi jalur KOM kedua.

Sesudah itu pebalap kembali ke arah pusat kota melewati jalan Bagindo Aziz Chan terus ke Hotel Grand Zhuri. Pebalap lanjut ke Jembatan Siti Nurbaya dan berakhir di Lapau Panjang Cimpago di Pantai Padang.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa etape yang telah dilalui para pebalap hampir didominasi oleh pebalap asal Iran. Akankah di penghujung TdS 2015 ini pebalap Iran kembali menunjukkan tajinya dan menjadi juara umum? (*)