Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Rombongan Lembaga Adat  Negeri Sembilan Malaysia yang tergabung di dalam Badan Lembaga Teraci Mengawalkan Adat Perpatih mengaku terkesima menyaksikan beragam produk olahan jagung di Kabupaten Limapuluh Kota. Sebab, tidak hanya sebatas direbus, jagung di daerah ini juga diolah menjadi beragam makanan yang diburu pembeli.

“Kami benar-benar tercengang dengan produk olahan jagung di sini. Selain di rebus, jagung di sini juga diolah menjadi pergedel, donat, kolak, bubur, jagung bakar dan lainnya. Kalau di Negeri Sembilan, jagung hanya direbus atau dibakar,” ujar ketua rombongan Badan Lembaga Teraci Mengawalkan Adat Perpatih Negeri Sembilan Ahmad Awaluddin Datu’ Raja Dimuda di hadapan Plt. Sekdakab Limapuluh Kota Taufik Hidayat, SE, SH bersama Kabag Humas dan Pemberitaan Joni Amir, S.Sos di ruang kerja Sekda, Kamis (16/11).

Dikatakan, masyarakat daerah ini terbilang kreatif mengolah makanan, seperti jagung yang juga bisa diolah menjadi kue bolu, jus, Jasuke (jagung, susu, keju), lapek jagung, martabak jagung dan jagung goreng. Hal ini sangat patut dibawa ke Negeri Sembilan.

“Kami sangat mengagumi produk olahan hasil pertanian tersebut. Begitu mencicipi berbagai produk makanan  dari bahan pangan itu, kami jadi ingin membuat hal serupa di kampung kami,” papar Ahmad Awaluddin Datu’ Raja Dimuda.

Dalam kesempatan itu rombongan yang terdiri dari 21 orang itu juga menuturkan tujuan datang ke Limapuluh Kota buat bersilaturahmi dan merekat hubungan baik. Sebab, budaya masyarakat Negeri Sembilan dan Sumatera Barat banyak kesamaan. Bahkan masyarakat Negeri Sembilan juga banyak yang berasal dari Minang.

“Kami yang datang ini banyak yang termasuk keturunan orang Minang. Malah sebagian dari kami ada yang memiliki Suku Sarilamak, Batu Hampa, Tiga Nenek, Tanah Datar dan Sikumbang,” jelas Ahmad sembari mengundang Pemkab Limapuluh Kota berkunjung ke Negeri Sembilan untuk lebih mempererat silaturahmi

Sementara Plt Sekda Taufik Hidayat dalam sambutannya menuturkan Pemkab Limapuluh Kota  sangat senang dikunjungi rombongan Lembaga Adat  Negeri Sembilan. Tak hanya sebatas bersilarutahmi, dalam kunjungan ini rombongan juga bisa berbagi ilmu tentang adat serta budaya Luak Limopuluah yang banyak persamaan dengan budaya Negeri Sembilan.

Pada kesempatan itu Taufik juga mengenalkan potensi wisata di daerah ini yang sudah dikenal seantero nusantara hingga mancanegara. Dikatakan, sedikitnya adanya tiga 3 objek wisata unggulan di Kabupaten Limapuluh Kota yang diantaranya Lembah Harau , Kelok Sembilan (Fly Over), dan Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mengatas.

“Objek wisata ini sudah sangat dikenal seantero nusantara, bahkan sudah mendunia. Rugi kalau datang Sumatera Barat kalau tidak berkunjung ke Lembah harau, Kelok Sambilan dan BPTU padang Mengatas,” ujar Taufik.(rel)