Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Limapuluh Kota ikut ambil bagian dalam pilwanag Serentak 2018. Sebanyak 5 calon walinagari akan bertarung di Pilwanag Nagari ini pada 25 maret 2018 nanti.

Salah seorang tokoh muda dari Jorong Balai Talang, Elpito Junaidi Datuak Jimbang maju menjadi calon walinagari Guguak VIII Koto. Keingin maju ini tidak lain karena ingin menyampaikan hasrat masyarakat agar aada sebuah perubahan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Sederhana saja, menjawab keinginan masyarakat untuk perubahan merupakan tantangan. Bisa saja itu dalam bentuk menjalankan roda pemerintahan nagari yang
berdampak baik kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Guguak VIII Koto ini. Hal itulah yang membuat hati saya tergugah untuk maju sebagai calon walinagari,” Ujar
Niniak Mamak sekaligus pengusaha ternak sapi itu kepada BeritaSumbar.com, Rabu (14/3).

Nagari merupakan suatu sistem pemerintahan yang direkat rasa kekerabatan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Perkembangan zaman dan teknologi yang pesat sangat mempenagruhi perubahan kehidupan dalam masyarakat kita, Dengan “Adat basandi syarak, Syarak Basandi Kitabullah” Pondasi kehidupan Minangkabau dari dahulu semua itu bisa kita sikapi, Ujar Dt Jimbang saat berbincang bincang dengan media ini. Pada saat ini teknologi menjadi bagian dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah nagari merupakan jembatan untuk masyarakat dalam setiap pengurusan administrasi dan kependudukan.

“Nagari adalah jempatan masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan dan administrasi lainnya. Sebagai wilayah administratif sesudah kecamatan, mengatur
dan mengurus kepentingan masyarakat di wilayah nagari adalah hal yang utama. Kita tidak lagi membedakan golongan masyarakat dalam bentuk pelayanan. Pada saat
ini menjalankan roda pemerintahan dan dalam melayani masyarakat teknologi juga memiliki peran penting ” Ungkapnya.

Ditambahkannya, nagari (Desa Adat) yang memiliki 8 jorong yakni, Guguak, Tiakar, Kubang Tungkek, Kuranji, Balai Talang, Ketinggian, Balai Mansiro dan Pincuran Betung banyak memiliki potensi. Jika amanah diberikan masyarakat untuk memimpin Nagari Guguak VIII Koto 6 tahun kedepan, konsistensi dalam menjalakan roda pemerintahan wajib hukumnya bagi setiap perangkat nagari. Keterbukaan informasi publik serta peningkatan pelayanan terhadap masyarakat adalah prioritas pemerintah nagari. Dengan adanya dana desa yang di kucurkan pemerintah pusat, sesuai dengan aturan serta ketentuan yang berlaku dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Setiap jorong yang ada dalam wilayah nagari Guguak VIII Koto memiliki potensi yang dapat dikembangkan dengan pola yang benar dan terukur. Baik itu potensi di bidang olahraga, pertanian, pariwisata dan budaya. Memberdayakan serta mencarikan solusi bagi anak muda kreatif untuk dapat berkembang juga merupakan kewajiban. Selain itu sinergitas ranah dan rantau terbukti berdampak baik, maka hal itu perlu dibangun dan dijaga. Jika amanah ini dititipkan kepada saya InsyaAllah akan dijalankan dengan baik.” Pungkas kandidat nomor urut 5 pada Pilwanag Guguak VIII Koto itu.(*)