Aci Cahaya, penyanyi lagu Ana Uhibbuka Fillah. (Dok. Diatunes)

PADANG – Perkembangan teknologi menjadi katalisator percepatan beralihnya kebudayaan. Agar nilai luhur ketimuran dan norma agama tidak luntur di jiwa generasi penerus bangsa, dibutuhkan sinergi dari berbagai unsur untuk memfilternya.

Sebagai upaya ke arah sana, Diatunes menggelar Lomba Cover Lagu Ana Uhibbuka Fillah, dari tanggal 1 Agustus – 28 September 2018 di akun instagram @acicahayareal.
“Saya senang lagu yang saya tulis dan nyanyikan ini dilombakan. Apalagi di suasana perayaan hari ulang tahun kemerdekaan bangsa kita. Semoga lomba ini, dapat ikut memerdekakan bangsa kita dari imperialisme modern yang tengah menyerang perilaku generasimuda,” kata Aci Cahaya, saat diwawancarai Jumat 17/8/2018.

Lagu Ana Uhibbuka Fillah bermuatan pesan inspiratif, agar mencintai itu karena Allah, dari iman dan ketaqwaannya pada Allah SWT. Relevansinya untuk memotivasi generasimuda agar lebih baik lagi dalam membentuk kepribadiannya searah dengan tuntunan agama.

Mohardo, Promotion Manager di Diatunes Management mengatakan, “Lomba ini terbuka untuk umum, baik cewek ataupun cowok, usia tidak dibatasi. Peserta cukup mengover lagu Ana Uhibbuka Fillah selama 60 detik, pada bagian lirik yang diinginkan, dan mengunggah videonya di akun Instagram masing-masing. Dewan Juri akan menilai 10 peserta terbaik berdasarkan kretivitas dan kualitas vokal mereka dalam menyanyikannya, untuk menentukan juara pertama, ke dua, dan ke tiga.”

Brosur Lomba Cover Lagu Ana Uhibbuka Fillah. (Dok. Diatunes)

Lebih lanjut Mohardo menjelaskan, “Untuk juara pertama akan memeroleh hadiah uang tunai sebesar Rp.750.000,- juara ke dua Rp.500.000,- dan juara ke tiga Rp.250.000,- . Setiap juara juga akan mendapatkan piagam, kaos Aci Cahaya, dan CD Album Hijrahku – Aci Cahaya. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 3 Oktober 2018. Informasi lengkap tentang lomba ini dapat diperoleh dengan memfollow akun Instagram @acicahayareal.”

“Saya mendoakan, semoga lagu ini bermanfaat dan membawa kita pada kebaikan,” kata Aci Cahaya saat menutup wawancara.
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)