Payakumbuh – Produk olahan Kopi asal Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), siap menembus pasar nasional, kata pelaku usaha kopi Aank, di Payakumbuh, Selasa.

Ia mengatakan hal itu usai Pembukaan Acara “Payakumbuh Barolek Godang” (peringatan HUT Kota Payakumbuh ke-45 di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah, dimana produk tersebut juga ditampilkan saat pemeran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) itu.

Menurut dia, produk tersebut juga tidak kalah saing untuk berkompetisi pada Masyarakat Ekoni Asean (MEA) yang akan dimulai akhir 2015.

“Kami sudah melakukan pembenahaan dari segi kemasan, sehingga dapat lebih menarik konsumen,” kata dia.

Ia menyebutkan, saat ini produk tersebut sudah dipasarkan pada beberapa mini market yang ada di kota itu.

“Sebelum kemasannnya bagus, pemasarannya hanya di pasar tradisional dan warung-warung masyarakat,” kata dia.

Selain itu, olahan kopi tersebut juga dipasarkan ke Jakarta, Padang, Teluk Kuantan Riau, dan kabupaten dan kota yang ada di Sumbar.

Ia menyebutkan, usaha tersebut merupakan usaha yang turun temurun dari orang tuanya, dimana ia mulai melakoni kegaiatan itu sejak 2008.

Kemudian, tahun 2015, produk tersebut mendapatkan brand (merek) yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang serta mendapatkan izin dari dinas kesehatan.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Swandel Muchtar meminta semua pelaku usaha di daerah tersebut untuk lebih meningkatkan kualitas agar tidak kalah saing oleh produk asing.

Apalagi, kata dia, akhir 2015 Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan dimulai, dengan demikian semua pelaku usaha harus mengikutinya.

Pantauan Antara di lokasi pameran, diantara produk UMKM yang dipromosikan adalah tenun dan songket, rendang, kopi, coklat, serta berbagai macam kuliner lainnya. (Ant/Oleh M R Denya Utama)