Sawahlunto,BeritaSumbar.com,– Ditengah pesatnya kemajuan industry pers saat ini sebagai dampak dari canggihnya technology internet, apapun dan dari manapun informasi peristiwa yang terjadi dari belahan dunia ini, akan segera dapat diakses dan diketahui public.
Namun demikian, tak semuanya berita-berita yang disuguhkan media online atau media cyber itu dapat dipercaya kebenarannya, atau yang saat ini disebut sebagai berita hoax.

Menanggapi hal itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Sawahlunto Sumatera Barat, Subandi, SH mengatakan perlu adanya media yang mampu melawan berita-berita hoax.

“Dengan melihat adanya organisasi Ikatan Media Online Indonesia (IMO-Indonesia.red) yang akan berkomitmen melawan berita hoax, saya selaku Ketua PWI Sawahlunto sangat mengapresiasi. Hal ini memang sangat dibutuhkan guna memerangi berita hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” terang pria asal Sumatera Selatan ini.

Selaku insan pers, lanjut Subandi, saya sangat mendukung berdirinya IMO, terutama untuk memberantas berita berita yang tidak benar, kabar-kabar burung yang dapat menyesatkan.
“Untuk itu, kedepannya mudah-mudahan IMO bisa menjadi garda terdepan untuk melakukan hal yang terbaik terhadap bangsa dan Negara. Sebab dampak dari pemberitaan media online sangat besar karena dengan cepat dapat diketahui oleh masyarakat luas.

Sebab, imbhu Subandi, kalau tidak disaring secara baik akan berdampak sangat negative terhadap perkembangan bangsa dan Negara. Terutama berita-berita hoax yang selama ini merisaukan kita semua.

Dan itu tentunya pihak berwenang yang terlibat didalamnya diharapkan untuk melakukan tindakan nyata, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara bisa tenteram di negeri ini.
“Sebagaimana diketahui bahwa dengan perkembangan tekhnologi tanpa batas seperti sekarang ini, masyarakat dapat mengakses berita dimana saja. Kalau berita itu tidak benar, maka dsampaknya akan sangat negative, terutama bagi masyarakat yang “dangkal” dalam pemahaman,” pungkasnya. (ap)