Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Kemajuan zaman semakin hari semakin pesat. Tidak dipungkiri nilai nilai budaya luhur dan etika dalam kehidupan sehari hari terutama di kalangan generasi muda sangat gampang tergerus. Dan untuk mencegah ini tidak hanya bisa di andalkan kepada pemerintah, tapi juga lembaga lembaga kemasyarakatan yang ada di negri ini.

Seperti organisasi kepemudaan karang taruna. Yang mana organisasi ini berhubungan lansung dengan generasi muda di tingkat bawah. Sosialisasi melalui organisasi ini dirasa sangat penting dan bisa membantu menekan angka tindak kelakuan generasi sekarang yang tidak sesuai dengan kaedah kaedah agama dan budaya bangsa ini.

Selasa 2/10 kemaren bertempat di kantor lurah Balai Panjang Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh digelar sosialisasi kekarang tarunaan oleh Karang taruna Kota Payakumbuh bersama Lurah,LPM dan anggota karang taruna setempat.

Dalam kegiatan ini Karang Taruna Kota Payakumbuh mengajak ikut serta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Payakumbuh dalam memberikan informasi terkait upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Payakumbuh Khususnya Kecamatan Payakumbuh Selatan terutama Kelurahan Balau Panjang.

Kegiatan ini diawali pembukaan dan laporan panitia oleh Ketua Karang Taruna Kembang Hijau sebutan nama Karang Taruna kelurahan Balai Panjang, dilanjutkan sambutan dari Lurah Balai panjang dan Ketua LPM.

Lurah Balai Panjang mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya kegiatan ini dapat memberi pencerahan dan informasi kepada pemuda, bahwasanya permasalahan kepemudaan yang semakin hari semakin menjadi-jadi alias tidak terkontrol lagi.

“Apalagi masalah kenakalan remaja, pergaulan bebas, narkoba, hingga HIV/AIDS, yang muda harus paham betul masalah ini,” ujarnya.

Narasumber dalam acara yang dihadiri 30 peserta ini antara lain Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Ade Vianora, SE, dan materi ke dua oleh KPA Kota Payakumbuh dalam hal ini disampaikan oleh Sekretaris KPA Fahman Rizal.

Ade Vianora dalam materinya kembali memberikan pemahaman kepada anggota Karang Taruna Kembang Hijau kalau umur anggota karang taruna di kelurahan sesuai dengan Permensos adalah 13-50 tahun.

“Jadi selagi masih dalam usia produktif, masih disebut sebagai anggota karang taruna, hal ini perlu menjadi perhatian kita semua,” ujar Ade.

Peserta yang di dominasi usia remaja, sesuai apa yang KPA sampaikan pada waktu yg lalu bahwa angka temuan kasus terbanyak terletak di usia remaja, dari 82 Kasus temuan secara kumulatif 2004 s/d September 2018 usia 20 s/d 35 Tahun lah yang mendominasi yaitu sebanyak 54 kasus, itu berarti untuk Kota Payakumbuh yang harus di waspadai adalah kaum muda.

“Karna kita tahu bahwasanya dari beberapa informasi yg didapat, disini di payakumbuh suasana malamnya hidup apalagi di ngalau,” kata Fahman Rizal.

Terkait dengan kegiatan ini KPA memberikan Apresiasi kepada seluruh elemen yang telah mensukseskan terlaksananya kegiatan ini, baik unsur dari Karang Tarunanya, Pemerintahnya dan LPM nya sangat mendukung sekali.

Terakhir KPA Kota Payakumbuh memberikan semacam himbauan kepada generasi muda agar jangan sampai terjerumus dalam pengaruh buruk dari pergaulan maupun Narkoba.(*)