[images cols=”four” lightbox=”true”]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/10/Jokowi-di-peternakan-sapi-padang-mangateh.jpg” image=”6903″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/10/lahan-peternakan-sapi-foto-disnak-sumbarprov.jpg” image=”6904″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/10/peternakan-sapi-padang-mangateh-2.jpg” image=”6905″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/10/peternakan-sapi-padang-mangateh.jpg” image=”6906″]
[/images]

[dropcap color=”#000000″ font=”0″]B[/dropcap]eberapa hari yang lewat (7/10), Jokowi berkesempatan menyambangi komplek peternakan milik Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Padang Mengatas, Kementerian Pertanian yang terletak di Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, Payakumbuh, Sumatera Barat.

Area peternakan seluas 280 Hektare (Ha) ini lah yang pada Kamis (7/10/2015) lalu, membuat Presiden Joko Widodo terkesima hingga geleng-geleng.

Pantauan beritasumbar di lokasi, tampak hamparan luas berbalut rumput hijau sejauh mata memandang. Di atasnya, terdapat ratusan bahkan ribuan ekor sapi berwarna coklat belang putih.

“Jumlahnya sekitar 1.250 ekor. 500 okor di antaranya bunting (hamil),” tutur Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Padang Mangatas Sugiono yang hari ini mendampingi rombongan awak media di peternakan Padang Mengatas, Padang, Sabtu (10/10/2015).

Berfoto selfie di peternakan ini siapapun tak akan menyangka bahwa lokasinya berada di Indonesia, negara yang saat ini masih menjadi importir sapi dengan jumlah yang cukup besar setiap tahunnya.

Di lokasi ini, sapi-sapi ternak bukan hanya dibesarkan, tetapi juga dibiakkan. Ada sedikitnya 1.250 ekor sapi dengan 500 ekor diantaranaya berada dalam keadaan hamil.

Sapi-sapi tersebut dibiarkan hidup bebas berkembang biak, mencari makan, dan tumbuh besar layaknya ladang peternakan sapi di New Zeland di Australia. Sehingga tak berlebihan kiranya tempat ini disebut sebagai New Zeland-nya Indonesia.

“Saya ingin, setelah melihat ini, siapapun akan terbuka matanya, terinspirasi, sadar. Oh ternyata Indonesia juga bisa seperti ini,” pungkas dia. (rfk/*)

- Advertisement -