Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Rombongan guru tariqoh Luak Limopuluah yang akan menghadiri muktamar ke XII di Pekalongan di lepas Bupati Limapuluh kota Kamis 11/1 di pendopo rumah dinas.

Menurut ketua rombongan, H Riswandi, Dt Siri Marajo dalam sambutannya mengatakan rombongan tarekat ini diikuti 42 orang Syekh pemimpin surau suluk di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Mukhtamar  di Pekalongan akan di ikuti perwakilan dari 50 negara. Mudah-mudahan perjalanan ini membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Dijelaskan Dt Siri Marajo, keberangkatan rombongan Limapuluh Kota ke lokasi mukhtamar yang menghabiskan waktu 10 hari itu, sudah tiga kali dilakukannya. Tujuannya bagaimana bertukar pengalaman sesama syekh demi pendalaman pembinaan rohani.

” Tarekat adalah belajar melakukan pembenahan jiwa, sehingga hati kita benar-benar bersih. Untuk itu, kita mohon doa semoga selamat pulang pergi melakukan muktamar ini,”sebutnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Limapuluh Kota khususnya bupati Irfendi Arbi  yang senantiasa telah peduli dengan ulama-ulama selama ini. “Semoga perhatian beliau (Irfendi Arbi,red) ini menjadi amal pahala disisinya,”pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi Kesiapan Rombongan Tariqoh dari Limapuluh Kota untuk hadir di Muhktamar Tarekat XII, yang senantiasa selalu menyebarkan ilmu agama di kabupaten itu.

“Karena kita tahu ulama adalah pemersatu bagi umat, banyak ilmu yang diberikan kepada umat dalam menjalankan kehidupan ini, saya sangat mendukung kegiatan ini dilaksanakan” ujarnya.

Diharapkannya, keberangkatan ini bisa menjadi penambahan ilmu dalam menyebarkan syariat islam ke tengah- tengah masyarakat. “Semoga apa ilmu yang di dapat di Pekalongan nanti, bisa menyebar di Kabupaten Limapuluh Kota, demi kemajuan kabupaten yang kita cintai ini. Kita doakan seluruh peserta Muktamar selamat sampai tujuan ” pungkasnya.

Kesempatan itu, Irfendi juga memberikan bantuan kepada peserta Muktamar XII Tarekat sebagai bekal dalam perjalan menuju Pekalongan.(rel)