Solok,BeritaSumbar.com“Hari Jumat tanggal 22 Desember 2017 gempabumi tektonik kembali mengguncang wilayah Solok. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 17:26:06 WIB dengan kekuatan M=4,2 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 0.96 LS dan 100.61 BT, pada kedalaman 10 km”

“Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Solok dan Padang dalam skala intensitas II SIG-BMKG atau (II MMI). Beberapa masyarakat telah melaporkan merasakan guncangan di Solok dan Padang.
“Terkait dengan peristiwa gempabumi Solok yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 19:22:00 WIB belum terjadi aktivitas gempabumi susulan. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai dihimbau agar tidak terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.”
“Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif Sumatra segmen Sumani. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu penyesaran mendatar (strike slip fault). Mekanisme sumber ini sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Sumatra segmen Sumani yang memiliki pergerakan mendatar di kedalaman 10 km di daerah tersebut.”

Sesar Sumatra segmen sumani merupakan sesar aktif yang berlokasi di darat sekitar Kabupaten Solok dengan panjang patahan sekitar 60 km.

Padang Panjang, 22 Desember 2017
TTD
Rahmat Triyono, ST, Dipl.Seis, M.Sc
Kepala Stasiun Geofisika Klas I Padang Panjang