Jakarta, BeritaSumbar.com,- Kepala Biro Umum Setjen Kementerian Agama menegaskan Program KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) Kemenag hanya diperuntukan bagi pegawai dan karyawan yang berpenghasilan di bawah Rp4 juta.

Hal itu disampaikan Syafrizal dalam sosialiasi Program KPR Sejahtera FLPP yang dihadiri ratusan pegawai dan karyawan di lingkungan Kemenag di Ruang OR Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (26/03).

Hadir dalam gelaran sosialisasi, Sekjen Kemenag Nur Syam, Kepala Divisi Pemasaran Pusat Pengelola Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR, Alfian Arif, dan Manajer Direktur PT PT Sinar Griya Utama selaku pengembang dan perwakilan Bank Arta Graha.

“Cicilan rumah bersubdisi ini berkisar 700 ribu hingga 1 juta per bulan. Kalau gajinya di atas 4 juta tidak bisa miliki rumah bersubsidi. Ini bagian dari program pemerintah, yakni 1 juta rumah bersubsidi,” ujar Syafrizal.

“Kita hanya melakukan proses bagi mereka yang betul-betul belum memiliki dan ingin memiliki rumah. Mudah-mudahan program ini dapat berjalan dengan lncar,” sambung Syafrizal.

Menurut Syafrizal, keseriusan Kemenag untuk menjalankan program KPR Sejahtera ini sudah berlangsung sejak akhir 2017 silam. Saat itu Kemenag bersama Kementerian PUPR, pihak pengembang, dan perbankan intens melakukan pertemuan demi mewujudkan program ini.

“Dari survei yang kami lakukan maka didapati lahan di daerah Karawang Timur seluas 98 hektar. Keperluan kita hanya 15-20 hektar. Jarak lokasi hunian program KPR Sejahtera ini dari stasiun Cikampek hanya sekitar 12 menit. Jadi lokasi ini sangat strategis, sebab jarak tempuh dari Cikampek-Gambir itu hanya 1 jam,” ujar Syafrizal.

Syafrizal menambahkan, terkait pelaksanaan program KPR Sejahtera untuk pegawai dan karyawan ini, Kemenag sudah melakukan penelusuran rekam jejak dari pihak pengembang kepada Kementerian PUPR.

Hasilnya, PT Sinar Griya Utama selaku pengembang memiliki rekam jejak yang baik dalam melaksanakan program perumahan bersubsidi, serta juga memiliki sertifikasi.

“Kami mengimbau kepada pegawai dan karyawan tidak mempersoalkan jauhnya lokasi hunian program KPR Sejahtera ini. Jangan dilihat dari jauhnya tapi pertimbangkan dengan waktu tempuh yang hanya 1 jam dari Cikampek-Jakarta. Dulu kawasan Depok terasa sangat jauh sekali, sekarang daerah tersebut sudah menjadi kota satelit,” tutup Syafrizal.(imo)

- Advertisement -