Fenomena Equinox Melintasi Sumatera Barat Tanggal 23 September 2017

160

Padang Panjang,BeritaSumbar.com-Equinox merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika matahari berada tepat diatas garis khatulistiwa yang terjadi dua kali dalam setahun. Pada saat fenomena ini berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian Bumi relatif hampir sama, termasuk pada wilayah subtropis di bagian utara maupun selatan.

Salah satu tupoksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah adalah memberikan informasi dan pelayanan tanda waktu, termasuk pelayanan informasi pergerakan matahari dan bulan.

Pada tahun 2017, fenomena ini mulai terjadi pada tanggal 21 Maret dan 23 September 2017, melintasi beberapa provinsi di wilayah Indonesia mulai dari Ternate, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat dan berakhir di Pulau Telo Sumatera Utara. Diwilayah Sumatera Barat, fenomena ini akan melintasi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Pasaman Barat.

DAMPAK FENOMENA EQUINOX
Salah satu dampak yang kerap kali muncul saat terjadi fenomena equinox adalah terjadinya peningkatan suhu udara, dimana rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia adalah sekitar 32-36 oC. Meningkatnya suhu udara menyebabkan meningkatnya tingkat penguapan. Hal ini dapat memicu pertumbuhan awan yang lebih cepat serta curah hujan yang lebih tinggi.
Terjadinya gelombang tinggi juga merupakan dampak lain dari fenomena ini. Hal ini disebabkan meningkatnya suhu disekitar khatulistiwa. Meningkatnya suhu menyebabkan tekanan rendah, dimana angin bergerak menuju ke pusat tekanan rendah. Pergerakan angin yang mengarah ke khatulistiwa dapat menyebabkan gelombang tinggi di wilayah khatulistiwa. Jika fenomena equinox bersamaan dengan fenomena/gangguan cuaca lain seperti daerah tekanan rendah, kovergensi, MJO (Madden-Julian Oscillation) bisa mengakibatkan cuaca ekstrem.

Menanggapi fenomena ini, masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi cuaca yang cukup panas dengan tidak banyak beraktifitas di luar rumah, mengurangi aktifitas di laut, meningkatkan daya tahan tubuh, serta tidak terpancing berita hoax seperti kenaikan suhu yang dapat menyebabkan kerusakan organ dalam. Perlu diwaspadai ketika curah hujan yang tinggi terjadi bersamaan dengan gelombang tinggi dapat menyebabkan banjir di daerah sekitar muara sungai.

FENOMENA EQUINOX DIRAYAKAN DI KABUPATEN PASAMAN, SUMATERA BARAT
Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang melaksanakan kegiatan perayaan Titik Kulminasi dengan melakukan pengamatan Titik Kulminasi di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman, yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2017 tepat pada saat matahari berada di atas khatulistiwa diwilayah kabupaten Pasaman.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Silaing Bawah, Kota Padang Panjang
Rahmat Triyono, ST, Dipl.Seis, M.Sc