foto by fb fadli zon

Jakarta,Beritasumbar.com – Terkait beredarnya isue Fadli Zon mintak KJRI di New York untuk beri pendampingan bagi putrinya,Wakil ketua DPR RI ini menyampaikan bantahan.Fadli juga menyebut anaknya banyak menerima SMS menyusul beredarnya kritik atas hal ini.

“Tadi anak saya telepon karena surat yang disebarluaskan pihak KJRI atau KBRI Washington itu memuat nomor HP anak saya, sehingga anak saya menerima banyak text message. Tentu ini sedikit mengganggu, ada ratusan SMS yang diterima anak saya,” ucap Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Fadli menyebut surat itu disebarluaskan oleh pihak KJRI atau KBRI sebagai penerima, dengan maksud tertentu yang merugikan Fadli sebagai politisi Senayan. Padahal tak ada permintaannya untuk meminta pendampingan atau penjemputan itu.

“Saya berharap pihak KJRI atau KBRI Washington yang menyebarluaskan surat tersebut bisa menjelaskan. Saya juga berharap pihak KBRI Washington bisa membuka data siapa saja yang pernah dijemput atau difasilitasi menggunakan dana KBRI atau KJRI,” ujar Fadli.

“Saya ingin memastikan bahwa penyebarluasan berita ini bukan dalam rangka diskriminasi karena saya termasuk politisi yang berada di luar pemerintahan,” imbuhnya.

Fadli mengaku baru melihat surat yang beredar itu tadi malam. Dia memang melaporkan kepada stafnya soal anaknya yang hendak ke New York, tapi tak pernah menginstruksikan untuk membuat surat ke KJRI atau KBRI.

Kegiatan anaknya yang bernama Shafa Sabila Fadli di New York bukan dalam rangka liburan, tapi mengikuti program Stagedoor Manor Camp 2016 yang berlokasi di Loch Sheldrake, New York. Semacam sekolah singkat teater atau performing art bagi para remaja berusia 10-18 tahun, yang sudah berlangsung kurang lebih 40 tahun.

Banyak alumni dari program tersebut yang sudah menjadi artis-artis ternama seperti Natalie Portman, Mandy Moore, Sebastian Stan, Zach Braff, Ansel Elgort, Robert Downey Jr, Shawn Levy, dan masih banyak lagi.

Pada program tahun ini, Shafa terlibat sebagai salah satu peran utama “Nine” Musical Play. Sebelumnya tahun 2015 Shafa menjadi salah satu peran utama “Sweet Charity”. Tahun 2014, Shafa ikut dalam “Evita” dan 2013 “Miss Saigon.”

“Tahun ini Shafa adalah satu-satunya anak Indonesia yang ikut dalam kegiatan seni teater tersebut,” ucap Fadli.

“Sekali lagi saya nyatakan tak pernah meminta permohonan tertulis maupun lisan terkait hal tersebut,” tegas politisi Gerindra itu.(detik.com)