foto by google
Payakumbuh,Beritasumbar.com-Dari 19 cabang Pemuda Pancasila di Sumatera Barat,baru dua cabang yang sudah melakukan konsolidasi. Yaitu Kabupaten Agam dan Kota Pariaman. 17 daerah lain masih belum melakukan konsolidasi,padahal aApril kemaren sudah di warning DPW untuk mensegerakannya.
“Berdasarkan hasil musyawarah besar (Mubes) ke 9 di Kota Batu Jawa Timur, maka disepakati, untuk konsolidasi seluruh daerah se Indonesia ditambah waktunya 3 bulan lagi dan harus selesai bulan September 2016 ini, “ujar ketua kharakteker Majlis Pimpipinan Wilayah (MPW) Sumbar Samsir Rambe didampingi wakil ketua politik dan hukum MPW Sumbar Zulfahmi, S.Sos dan anggota Wandi Syamsir di Payakumbuh, Jum’at (24/6).
Menurut Samsir Rambe yang juga dipercaya sebagai ketua Majlis Pimpinan Nasional (MPN), ketua badan pelaksana kaderisasi nasional dan wakil ketua koordidator wilayah I (Riau, Sumut, Sumbar.Red), orginisasi masyarakat (Ormas) ini merupakan salah satu ormas besar angkatan ke 19.
Agar Pancasila bisa tetap tegak, pemerintah harus menindak segala macam aksi dan tindakan yang bisa membangkitkan kembali paham komunisme di Indonesia. Samsir Rambe menegaskan bahwa saat ini upaya yang diduga bertujuan menghidupkan kembali paham komunisme mulai banyak ditemui.
Kata dia bila pemerintah melalui aparatnya gagal untuk menghalau hal tersebut, ormas Pemuda Pancasila siap untuk mengambil tindakan tegas, guna mencegah munculnya kembali paham komunisme.
“Apabila pemerintah tidak bisa menegakkan hukum di negara ini, maka kita yang akan  menegakkan hukum kepada orang-orang yang apancasilais (red: tidak mendukung Pancasila), Untuk menghalau hidupnya kembali paham komunis, tindakan tegas saja tidak cukup.
” ujar Samsir Rambe lagi.
Masyarakat harus mendapatkan sosialisasi soal apa itu komunisme, dan kenapa paham tersebut tidak boleh berkembang di Indonesia. Menurutnya tidak semua orang yang kedapatan mengenakan atribut PKI, memang betul-betul mendukung komunis. Ia yakin, sebagian besar dari mereka justru tidak memahami hal tersebut. “Bisa saja mereka tidak mengerti,” tegasnya.
“Makanya, kita berharap seluruh PP di Indonesia, khususnya kota Payakumbuh segera melakukan konsulidasi. Dengan telah selesai diseluruh Indoensia melakukan konsulidasi, tentunya kita segera pula membuat program untuk menghalau komunis, “ujarnya.