Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Sebelum Ramadhan berakhir, DPC Hanura Limapuluh Kota gelar buka bersama pengurus.Tampak hadir Anggota DPRD dari Hanura H.Chandra, Sekretaris DPC Zulhikmi Dt Rajo Suaro, dan beberapa pengurus lainnya. Juga Hadir Marzul Veri Ketua DPD Hanura Sumatera Barat.

Juga hadir Ilham Yusardi dari KPU Limapuluh Kota bersama Budi Febriandi dari Panwaslu.

Sebelum waktu berbuka masuk, Pengurus menggelar diskusi dengan KPU dan Panwaslu yang hadir di kantor DPC Hanura Limapuluh Kota Km 7 Tanjung Pati Kecamatan Harau. Ilham Yusardi dalam diskusi tersebut memaparkan syarat syarat yang harus dilengkapi bacaleg untuk didaftarkan ke KPU.

Syarat dan ketentuan untuk pendaftaran bacaleg pada pemilu 2019 ini ada perubahan atau tambahan aturan kelengkapan. Mulai dari aturan persyaratan administrasi sampai syarat keterwakilan perempuan dan penyusunan nomor urut juga disampaikan Ilham Yusardi di depan pengurus DPC Hanura Limapuluh Kota ini.

Setiap partai saat ini harus menempatkan 1 orang di IT SILON (Sistem Informasi Pencalonan Pemilu) yang mana akun ini terkoneksi dengan KPU. Dan data data Bacaleg direkap tenaga IT di akun SILON ini. Ilham Yusardi juga memaparkan aturan aturan bagi para bacaleg yang pernah tersangkut masalah hukum.

Sementara Budi Febriandi dari Panwaslu Limapuluh Kota memaparkan aturan aturan tentang sosialisasi atau kampanye para bacaleg. Saat ini belum ada izin untuk para bacaleg memasang ilklan baik di media atau dalam bentuk spanduk maupun banner dengan memasang logo atau nomor partai. PKPU no 5 Tahun 2018 sudah mengatur dan menetapkan jadwal masa kampanye bagi para caleg.

Budi Febriandi dalam paparannya menekankan kepada para bacaleg Hanura jika ingin membuat iklan jangan ada logo atau nomor urut partai terpasang. Jika ditemukan Panwaslu akan memberikan sanksi dalam bentuk teguran.

Dalam diskusi tersebut baik Panwaslu maupun dari KPU menekankan agar partai memahami peraturan dan segala persyaratan dalam mendaftarkan bakal calon anggota legislatif pemilu 2019. Terutama DPC yang akan mendaftarkan bacaleg untuk Tingkat II.(*)