Ilustrasi Rumah Bersubsidi

BeritaSumbar.com Konsumen Rumah Bersubsidi Perumahan Bumi Ngalau Indah berlokasi di Kelurahan Balai Panjang, Payakumbuh Selatan mengeluh rumah mereka tak kunjung dibangun. Menurut pengakuan salah seorang ASN Pemko Payakumbuh yang tidak mau disebutkan namanya, ia sudah membayar DP sebesar 11 juta rupiah terhadap pihak developer dua tahun yang lalu. “Bahkan ada yang sejak 2013 namun sampai saat ini tidak ada kejelasan rumah yang dijanjikan akan dibangun,” ujarnya.

“Sementara informasi yang beredar, pihak developer PT.
Rapizon Cipta Insan sering menghindar dan kantor tutup, namun anehnya pembangunan perumahan komersil mereka tetap berlanjut. Ada juga kabar bahwa tanah lokasi perumahan di Balai Panjang bermasalah,” ujar sumber menambahkan.

“Pada intinya kami konsumen hanya ingin solusi, uang dikembalikan atau rumah segera
dibangun. Mohon tindakan tegas dan bantuan dari pihak terkait terhadap developer,” pungkasnya.

Sementara itu BeritaSumbar.com mencoba menghubungi pihak developer melalui nomor seluler, namun sampai saat berita ini diturunkan belum bisa dihubungi.

Program rumah bersubsidi merupakan kerja sama Pemko Payakumbuh dengan Bank Tabungan Negara yang dicanangkan 2013 lalu. Menurut pantauan BeritaSumbar.com, pembangunan rumah bersubsidi di beberapa titik berjalan dengan sukses dan sudah dihuni oleh konsumennya. Misalnya Perumahan Edelweiss Padang Sikabu oleh PT. Mandevilla, Perumahan Gardenia, dan Perumahan di Balai Betung. Hanya saja, Perumahan Bumi Ngalau Indah yang dikerjakan oleh PT. Rapizon Cipta Insan belum juga dibangun tanpa ada penjelasan terhadap konsumen.