Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Minggu 27/5 dinihari sekitar jam 01.30 wib jalan menuju Nagari Maek Kecamatan Bukit Barisan Limapuluh Kota ditimpa material longsor. Tanah dari tebing jalan menimbun badan jalan sehingga tidak dapat dilewati kendaraan baik roda empat maupun roda dua.
Akibat terbannya badan jalan ini sekitar 8 jam jalur tidak bisa dilewati sampai petugas dari dinas terkait datang dengan alat berat menyingkirkan material longsor tersebut.

Hujan yang mengguyur Limapuluh Kota dan khususnya sekitar daerah ini mengakibatkan tanah tebing turun menimbun jalan setinggi 6 meter, dan Jam 10.00 wib pagi tadi jalan sudah bisa di elwati, Ujar Kepala Dinas PU Limapuluh Kota Hj Yunire Yunirman dan Kepala BPBD H. Jhoni Amir, kepada awak media saat di konfirmasi melalui tlp seluler.

BPBD mencatat, tidak kurang dari 90-an kubik material longsor, menimbun badan jalan. “Akses jalan ke lokasi yang cukup jauh dan sulit, juga menyebabkan agak lamanya pergerakan di lapangan,” imbuh Jhoni amir.

Sementara dalam pantauan BeritaSumbar.com sepanjang jalan dari Simun sampai ujung turunan Jalan Maek sangat banyak titik rawan longsor, tidak hanya tebing jalan yang beresiko turun menimbun badan jalan,juga Badan jalan yang riskan terban kejurang.

Hal ini butuh perhatian khusus dari Pemkab Limapuluh Kota melalui dinas terkait . Mengingat jalan menuju Nagari yang berpenduduk 22 ribu lebih ini hanya satu ini, jika jalur putus maka terisolasi lah nagari yang terkenal dengan julukan nagari Seribu Menhir ini.(*/gosri efendi)