Kabupaten Solok,BeritaSumbar.com,-Gempa berkekuatan 5,5 skala richter yang mengguncang kota Padang pada Sabtu 21/7 siang berdampak parah di kabupaten Solok. Bustami salah seorang warga Rawang Lubuk Lasih Nagari Batang barus kecamatan Gunung Taalang kabupaten Solok meninggal dunia akibat ditimpa reruntuhan bangunan rumahnya.

Walinagari Batang Barus, Syamsul Azwar menyatakan Bustami yang akrab disapa Buyung Jenggo, tertimpa reruntuhan rumahnya, saat sedang beristirahat siang usai membersihkan hasil panen bawang di rumahnya, bersama anak dan isteri. Saat itu, menurut Syamsul, secara tiba-tiba gempa datang, dan reruntuhan dinding kamar rumah permanen, rusak dan menimpa korban.

“Innalillahi wainnailaihirajiuun. Semoga korban husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan ini,” ujarnya seperti dikutip dari Patronnews..

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan 5 SR terjadi pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB terjadi di tenggara Kota Padang, dengan kedalaman 10 kilometer. Tepatnya di 0.97 lintang selatan dan 100.70 bujur timur. Episentrum (pusat) gempa berada di 9 kilometer tenggara Kota Padang, 19 kilometer tenggara Kabupaten Solok, 33 kilometer barat daya Kota Solok, 37 kilometer tenggara Pariaman dan 892 barat laut Jakarta. Gempa dinyatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika tidak berpotensi tsunami.(*)