AMBON – Di tengah riuhnya Kota Ambon selaku tuan rumah pelaksana kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah tampak paling banyak diburu awak media. Bukan saja karena sosoknya yang dikenal ramah, tetapi juga karena banyak hal yang dilakukannya kerap menjadi perbincangan di jagat pemberitaan tanah air.

Mahyeldi menyampaikan, terkait kemajuan pembangunan dan tingginya partisipasi masyarakat adalah karena pendekatan budaya yang sering ditampilkan media. “Semua karena peran media yang menginformasikan lebih luas kepada masyarakat terkait program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan,” kata Walikota Padang yang didampingi isteri kepada sejumlah wartawan disela pawai budaya yang berlangsung di Ambon Manise, Selasa (6/5).

Menurutnya, di samping pembangunan fisik, menumbuhkan rasa persatuan dan kekompakan masyarakat agar bersinergi membangun daerah adalah hal yang tak kalah penting. Sebab, dengan kekompakan akan menciptakan kondisi yang kondusif sebagai kata kunci masuknya investasi dan berjalannya roda ekonomi.

“Apa yang kami lakukan di Kota Padang, rupanya telah dilakukan juga oleh Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku. Kami melihat suasananya sudah jauh berubah. Dan banyak potensi yang dapat dikembangakan,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga menilai masyarakat Kota Ambon saat ini sudah mewujudkan nilai kearifan lokal “pelagandong” dimana warga bahu membahu membangun daerah dan saling menjaga kerukunan, sehingga tradisi ini sebaiknya terus dipelihara untuk kemajuan bersama.

“Kota Ambon saat ini layak menjadi pelaksana iven – iven nasional dan menjadi kunci kemajuan di wilayah timur Indonesia. Seperti halnya Kota Padang yang sedang diproyeksikan sebagai gerbang Indonesia wilayah barat,” sebut Mahyeldi. (DU)

- Advertisement -