Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Dengan membaca kamu mengenal dunia, dengan menulis kamu dikenal dunia. Ungkapan ini disampaikan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat temu ramah bersama Ikatan Guru Penulis dan Penggiat Literasi (IGPPL), Senin (6/5/2019) di Indojolito Batusangkar.

Bupati dihadapan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Erizal Ramli, Ketua IGPPL Tanah Datar Yuyu Mulyati dan pengurus serta anggota IGPPL berharap, kegiatan menulis tidak hanya menjadi tuntutan profesi saja. “Semoga kegiatan menulis ini tidak hanya sebagai sebuah kewajiban dalam memenuhi kebutuhan profesi seperti sebagai pelengkap kenaikan pangkat saja, namun jadikanlah sebagai kebutuhan dalam hidup kita,” sampainya.

Di samping itu Bupati Irdinansyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan tergabung dalam IGTK karena telah mampu melahirkan karya tulisan yang dituangkan dalam buku. “Selamat kepada Bapak Ibu yang telah melahirkan karya dengan kerja keras dan komitmen serta ikhlas, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

Sejalan dengan itu, tambah Irdinansyah, Pemerintah Daerah menghimbau masyarakat dan terkhusus bagi pegawai yang dinas luar daerah untuk membeli buku bacaan dan mewakafkan ke perpustakaan daerah. “Buku Bapak dan Ibuk serta ananda semua lahirkan, diharap juga untuk menyumbangkan ke perpustakaan daerah, sehingga bisa menambah koleksi, referensi dan rujukan bagi kita semua. Dan bahkan dalam agendanya, dalam waktu tertentu buku tersebut kita pinjam-pakaikan ke perpustakaan sekolah, masjid dan nagari se Tanah Datar,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati mengungkapkan Peningkatan sektor pendidikan merupakan salah satu yang terus menjadi perhatian. “Tanah Datar tidak mempunyai potensi SDA melimpah, karena itu sektor pendidikan terus ditingkatkan, karena dengan pendidikan bisa juga meningkatkan taraf hidup kita,” tukas Irdinansyah.

Sementara itu sebelumnya Ketua IGPPL Yuyu Mulyati menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Bupati dan jajaran untuk menyempatkan diri untuk hadir dalam acara ini. “Sebenarnya kegiatan ini kita rancang untuk bisa sejalan dengan upacara Hardiknas beberapa waktu lalu, namun karena sesuatu hal terpaksa tertunda, dan Alhamdulillah bisa terealisasi hari ini,” sampainya.

Kemudian Yuyu menambahkan, dalam acara hari ini juga dihadiri penulis dari daerah tetangga, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang dan Padang Panjang. “Kami-kami yang hadir dan tergabung dalam IGPPL berasal dari Pengawas, Kepala Sekolah, siswa dan Guru SD, SLTP, SLTA se Tanah Datar, dan semuanya sudah melahirkan karya tulis berupa buku,” sampainya.

Yuyu menambahkan, tulisan yang dilahirkan ada unsur edukasi, imajinasi maupun pengalaman penulis sehingga banyak keberagaman referensi bagi masyarakat yang membutuhkan. “Dengan menulis ini, di samping berguna untuk penulis juga diharapkan memberikan dampak dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

“Penulis di Tanah Datar sudah 90% bukunya sudah dicetak dan ini lebih baik dari beberapa daerah lain, sesuai dengan visi kami yakni terwujudnya organisasi penulis dan penggiat literasi yang kuat, berwibawa, berbudaya dan mandiri untuk memberdayakan insan literat, sehingga mampu berperan aktif tantangan zaman,” kata Yuyu.

Di kesempatan lainnya Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi menyampaikan, sektor pendidikan menjadi perhatian lebih untuk ditingkatkan. “Kegiatan seperti ini yang menunjang dan membantu peningkatan pendidikan, terutama dari buku yang dilahirkan para penulis mampu menggiring dan mendorong generasi muda sekarang menjadi generasi yang literat, yakni literasi baca, budaya, komunikasi dan sebagainya, dimana saat ini harus di akui minat baca saat ini sudah menurun,” pungkasnya.(relhum)