Terobosan baru dalam merayakan Hari Jadi Kota Payakumbuh ke-43, tahun ini,  dilakukan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora)  bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Payakumbuh.    Ketua Dekranasda Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza Falepi,  mendorong agar peringatan HUT kota, tidak sekedar acara ceremonial saja, tapi punya dampak positif buat kemajuan dunia pariwisata dan industri kreatif kota ini.

Kegiatan yang akan digelar  Dekranasda bersama Disparpora, yaitu Payakumbuh Karnaval dan Pekan Seni Kota Batiah, selama sepekan, 12-17 Desember 2013. event ini akan melibatkan seluruh potensi anak nagari pada 8 nagari di Payakumbuh, paguyuban-paguyuban, pelajar, serta pelaku usaha UKM dan industri kecil menengah.

Ketua Dekranasda Payakumbuh Henny Rza Falepi, dihubungi di Payakumbuh, Selasa (5/11), mengatakan, Payakumbuh Karnaval momentum yang tepat bagi pemko untuk mempromosikan kota ini keseantero nusantara. Suatu saat nanti, kalau dikemas lebih baik dan professional, Payakumbuh Karnaval tidak akan kalah dengan  karnaval busana Jember atau JFC.

“Saya optimis, kalau dikemas secara profesional, Payakumbuh Karnaval akan lebih baik daripada karnaval di kota-kota lain yang sudah lebih awal memulainya,” sebut Ny. Henny Riza Falepi.

Menurut Ny. Henny Riza Falepi, dalam penyelenggaraan Payakumbuh Karnaval ini, Dekranasda akan merangkul  usaha kecil menengah dan industri kerajinan dan industri makanan yang ada di Payakumbuh. Mereka akan dilibatkan berperan serta mempromosikan usahanya lewat Payakumbuh Karnaval dan Pekan Seni Kota Batiah.

Kepala Disparpora Payakumbuh Drs. Syahnadel Khairi, di tempat terpisah mengatakan, Pekan Seni Kota Batiah akan terpusat di kawasan GOR Kubu Gadang di Kelurahan Balai nan Tuo Tiakar, Payakumbuh Timur. Di kawasan GOR itu, akan diadakan pameran industri dan kerajinan, pameran pembangunan dan pameran promosi dagang. Selama acara, akan diadakan pentas seni tradisional dan modern. event ini, merupakan ajang hiburan bagi warga kota yang tengah merayakan hari jadi kotanya yang ke-43.

Sebanyak 500 peserta berkarnaval, berfashion run way dan dance, di jalan utama kota Payakumbuh.  Diperkirakan,  ratusan warga kota dan masyarakat desa Kabupaten Limapuluh Kota, akan membanjiri  kiri kanan jalan utama kota, menonton Payakumbuh Karnaval.  Pihak panitia, akan menyusun serapi-rapinya defile peserta, agar tak monoton disaksikan warga. Rute yang dilewati, masih dalam pengkajian panitia, sebutnya.