Painan – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (DanLantamal) II Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Kolonel Laut (P) Dindin Kurniadi mengatakan pihaknya menggunakan prinsip tiada hari tanpa operasi mengantisipasi kerawanan laut yang ada di daerah itu.

“Untuk mencegah kedaulatan dan menegakkan hukum kami akan terus melakukan operasi laut,” kata dia di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, Sabtu.

Ia menyampaikan hal itu usai peresmian Festival Mandeh 2015 dan Mandeh Joy Sailing 2015 oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

Ia mengatakan sejumlah pangkalan TNI AL yang ada seperti di Sibolga, Bengkulu dan Nias akan terus melakukan operasi laut.

Berdasarkan pengamatan saya pelanggaran yang ada di perairan barat Sumatera minim, tapi bukan berarti lengah dan penjagaan akan terus dilakukan, ujar dia.

Ia berharap wilayah di Pantai Barat Sumatera selain bebas dari pelanggaran hukum dan bebas dari pendatang ilegal.
“Untuk itu kami akan terus berusaha dengan moto tiada hari tanpa kehadiran di laut mencegah adanya ancaman,” ujar dia.

Menurut dia, pihaknya akan melakukan patroli terbatas di wilayah laut untuk memelihara situasi yang kondusif.
Sebelumnya, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Taufiqurrahman menyebutkan ancaman keamanan laut di Samudra Hindia karena perairan tersebut lebih banyak digunakan sebagai perlintasan kapal-kapal besar.

Sengketa batas wilayah laut dengan negara lain juga relatif tidak ada, pencurian ikan juga belum pernah terdengar justru yang lebih banyak terjadi di Laut Cina Selatan, kata dia.

 

Sumber: Antara/Ikhwan Wahyudi