Tim BPOM Padang menemukan Mi Samyang kemasan hitam saat sidak di Padang, Sumbar, Senin kemarin. Foto: padangekspress/jpg

BeritaSUmbar.com, Padang – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Padang dan lintas sektoral menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah supermarket, swalayan serta distributor Mi Samyang di Padang, Senin (23/1).

Namun, petugas tidak menemukan mi instan merek Samyang yang terindikasi mengadung babi tersebut beredar di Padang, Sumbar.

BPOM hanya menemukan mi instan Samyang berkemasan hitam yang dinyatakan layak konsumsi.

BPOM Padang bersama Dinas Pangan Kota Padang, Dinas Kesehatan Provinsi, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumbar melakukan sidak di

Adapun lokasi yang disidak tim kemarin sejumlah swalayan, mall serta distributor. Di antaranya SJS Plaza di Jalan Jhoni Anwar, Foodmart Basko, Distributor PT Sukanda Djaya di Jalan Bypass KM 7, PT Konco Netri Langeng di Jalan Kali Kecil, Citra Swalayan dan toko pusat buah yang berada di kawasan Parakgadang.

Tim gabungan tidak menemukan Mi Samyang yang dimaksud. Tim hanya menemukan Mi Samyang yang layak konsumsi yang mencantumkan label halal ditempel di rak dekat mi tersebut dipajang, seperti yang terlihat di Foodmart Basko.

Hilmasuryati, Manager SJS PLaza mengatakan, pihaknya tidak menjual Mi Samyang yang mengandung babi, karena sangat selektif dalam menjual produk.

“Kami tidak menjual Mi Samyang yang mengandung babi sejak ada penyuluhan dari BPOM tiga tahun lalu. Kami sangat selektif dan selalu memperhatikan barang impor yang masuk. Seperti label halal dan lainnya sehingga semua barang impor di seleksi,” ujarnya.