Padang Pariaman,beritasumbar.com, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman berhasil mengembangkan Variates jenis Padi Putiah Papanai yang berasal dari pemurnian C1S Sokan Putih. Pemurnian tersebut telah lulus dan terdaftar sebagai Veriates Tanaman melalui BPSB (Balai Pengujian dan Sertifikasi Benih) dan BPTP ( Balai Penelitian Teknologi Pertanian ) serta balai Penelitian Tanaman Padi.

yuuk ikuti : Polling Kandidat Calon Gubernur Sumatera Barat Untuk Pilkada 2020

Dengan Hasil penelitian tersebut maka dikeluarkanlah Sertifikat Pengakuan “Beras Putih Papanai”  Tanda Daftar Variates Tanaman oleh Mementerian Pertanian dengan Nomor Variates LOKAL 595/PVL/2018 berdasarkan undang undang no 29 tahun 2000 tentang perlindungan Variates Tanaman, dan peraturan Pemerintah No 13 Thun 2004 tantang Penanaman, terdaftar dan pengunaan variates asal untuk pembuatan variates turunan Esensial, satu satunya untuk Kabupaten Padang Pariaman dangan jenis tanaman padi yang bernama Variates Putiah Papanai dan terdaftar dipusat perlindungan Variates tanaman dan perizinan pertanian yang diperuntukan kepada masyarakat petani padi di Padang Pariaman.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman Yurisman Yakub menyampai beberapa diskripsi “variates tanaman padi putiah papanai disamping tahan terhadap penyakit hama wereng dan blas kutu tanah juga memiliki produksi anakan mencapai 25 batang perumpun dengan jumlah gabah permalai 182 butir warna daun lebih hijau serta potensi hasil produksi 7,5 Ton per/Ha tekstur nasi perak dan lebih enak dari pada variates padi lainya.

Populasi padi putiah papanai tersebut sudah dikembangkan dua tahun yang lalu dengan populasi asal Nagari Campago Kecamatan V Koto Kp Dalam, daerah pusat penangkar pembenihan dibeberapa Kacamatan di Padang Pariaman antara lain Kecamatan Lubuk Alung, Sungai Limau, Enam Lingkung, dengan produksi benih sampai 7,5 Ton pertahun” ucap, Yurisman.

“Dikesempatan yang sama Yurisman disampaing menjawab tentang perkembangan Padi Putiah Papanai beliau juga mengimpormasikan kepada wartawan media ini diruang tersebut terkait beberapa Inovasi tentang Pariates Unggulan yang juga mendapatkan Sertifikat dari Mementerian Pertanian diantaranya Durian Kunik yang bersal dari Kecamatan Patamuan, juga Durian Talantam yang tidak kalah tebal dan juga manis buahnya yang berasal dari Kecamatan Kayu Tanam dan Jambu Biji ( Piraweh ) Ampalu serta Pinang Wanggi yang berasal dari Sikucua Barat Kecamatan V Koto Kampung Dalam yang sma sam mendapatkan sertikat Pembibitan”akhir Kadis..

Yurisman sekarang sangat Konsentrasi kepada pengembangan serta inovasi terhadap penyuluh dan petani serta kelompk tani yang ada di Padang Pariaman hal tersebut juga disampaikan pada kegiatan Halal Bi Halal (Kamis,15/6) dengan segaligus menyajikan menu makanan dan minuman pada kegiatan tersebut menampilkan hasil para petani binaan beliau seperti Jus Jambu Piraweh, Nasi Putiah Papanai, teh telur pinang wanggi serta durian talantan dan durian kunik dengan ketupat pulutnya.(syamsul)

loading...