Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Tim Jeffrie Geovanie beberapa waktu lalu mengunjungi Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka reses. Kunjungan pertama dilakukan dengan mengadakan tatap muka dengan masyarakat di Sicincin Padang Pariaman. Pertemuan itu diisi dengan pembicaraan santai mengenai kesulitan-kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-sehari terutama terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ataupun pemerintah kabupaten.

Pada kesempatan itu beberapa warga mengeluhkan tentang sulitnya mereka mendapatkan gas subsidi 3 kg. Menurut warga saat ini sepertinya pasokan jauh berkurang sehingga gas subsidi itu menjadi langka. “ kami kesulitan mendapatkan gas subsidi, kalaupun ada harganya bisa mencapai Rp. 25.000/tabung”, kata Nofi Roza warga setempat.

Gas subsidi ini sesuai dengan kebijakan pemerintah diperuntukkan oleh masyarakat yang kurang mampu. Program ini dulu dikenal dengan konversi minyak tanah dimana masyarakat diberikan secara cuma-cuma kompor gas beserta tabungnya. Namun pada perjalanannya ternyata gas subsidi ini semakin langka yang antara lain mungkin disebabkan oleh pemakaian oleh keluarga mampu. “ mungkin juga ada agen nakal yang melakukan perbuatan menjual gas subsidi ini ke pemakai menengah keatas dengan harga yang lebih tinggi demi keuntungan yang lebih besar. Sebaiknya Bapak Jeffrie Geovanie selaku anggota DPD RI meminta pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi gas subsidi ini”, kata Rita Asiati menambahkan .

Aspirasi lain yang disampaikan warga kepada Jeffrie Geovanie adalah mengenai bantuan sosial seperti Raskin/Rastra yang belum merata bahkan banyak yang salah sasaran. Menurut warga selain karena jumlah bantuan yang dirasakan masih kurang, masih banyak ditemukan bantuan tersebut dinikmati oleh warga yang tergolong mampu sedangkan masih banyak warga lain yang lebih membutuhkan. “ kami berharap pemerintah memberikan bantuan kepada rakyat miskin menggunakan data terbaru yang valid sehingga kejadian salah sasaran ini dapat dihindarkan”, saran Nasirman tokoh pemuda setempat.

Setelah bertemu dengan warga Sicincin Tim Reses juga melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kec. Padang Sago Kab. Padang Pariaman. Di tempat ini masyarakat juga menyampaikan keluhan-keluhan mereka untuk diperjuangkan solusinya oleh Jeffrie Geovanie di Pusat.

Masyarakat mengatakan keluhan mereka tidak jauh dengan persoalan sehari-hari terkait dengan mahalnya harga barang, mahalnya tarif listrik, penyebaran Kartu Indonesia sehat yang belum merata serta langkanya pupuk tanaman.

Masyarakat menumpangkan harapannya kepada Jeffrie Geovanie untuk menyampaikan kepada pemerintah bahwa pencabutan subsidi listrik cukup memberatkan masyarakat kecil. Mereka berharap tarif listrik kembali disubsidi sehingga pengeluaran masyarakat jadi berkurang. “ kami  berharap Pak Jeffrie bisa menjembatani keluhan kami kepada pemerintah pusat supaya ada jalan keluarnya “, kata Ali Akbar.

Selain itu persoalan pupuk tanaman juga menjadi perhatian warga. Saat ini petani sedikit kesulitan mendapatkan pupuk tanaman dan kalaupun ada harganya mahal. Dicurigai ada permainan distributor nakal yang menjual pupuk ke pihak lain sehingga pupuk ini menjadi langka. “ kecurigaan kami ini perlu dibuktikan karena itu kami berharap pemerintah melakukan penyelidikan dan pengawasan terkait hal ini”, kata Syafrizal warga setempat.

Selain menyampaikan berbagai keluhan sebagai aspirasi Kepada Jeffrie Geovanie masyarakat juga menyampaikan pujian atas program pemerintah pusat yang memberikan Anggaran Dana Desa kepada Nagari-Nagari yang ada di Sumatera Barat. Dana desa itu sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terutama infrastruktur pedesaan. “ kami bisa membangun jalan tani, irigasi dan pembangunan lainnya dan kami berharap pemerintahan presiden Jokowi dapat meningkatkan anggaran untuk desa ini sehingga kebutuhan akan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa dapat terpenuhi dengan segera”, kata Jaliyar Sikumbang menutup pertemuan tersebut.(*)