BeritaSumbar.com Akhir-akhir ini timeline media sosial kita ramai dipenuhi oleh video-video ceramah Ustadz Abdul Somad, Lc, MA, Ustadz asal Riau. Banyak netizen yang melakukan aktifitas LCS (Like, Comment, Share) terhadap konten video ceramah Ust. Abdul Somad. Mulai dari Facebook Fan Page Kitab Kuning Aswaja, Fodamara TV, Tafaqquh Video, hingga Fan page resmi Ust Abdul Somad sendiri. Tak ayal videonya tembus hingga ratusan ribu bahkan jutaan views.

Video ceramah Ust Somad begitu digemari oleh netizen. Beberapa netizen berkomentar bahwa ceramah yang disampaikan Ust Somad sangat berisi dengan ilmu-ilmu dan landasan syar’i. Wajar saja karena memang kapasitas Ust Somad yang merupakan alumni dari Al-Azhar Mesir dan Darul Hadits Maroko. Walaupun ceramahnya begitu ilmiah, cara pemyampaian Ust. Somad diselingi dengan humor sehingga ceramahnya menjadi semakin menarik dan tidak membuat jamaah merasa bosan.

Intelektual Muslim Alumni Al-Azhar dan Manchester University, Muhammad Elvandi menyambut positif kehadiran Ust. Somad terutama di dunia maya. Menurut Elvandi media sosial adalah salah satu perangkat dalam belajar. “Kajian 1 jam di depan ustadz dalam sebuah mesjid hampir sama dengan rekaman visual 1 jam yang anda tonton di youtube. Tidak perlu terlalu sinis dengan pengajian melalui medsos dan perangkat virtual karena ia adalah bagian dari manhaj dakwah Qur’an. Billatii hiya ahsan, dengan cara lebih baik,” ujarnya.

Elvandi mengatakan sarana bukanlah jadi masalah. Yang terpenting adalah kredibilitas konten yang disajikan dalam sarana tersebut. “Dalam pengamatan saya, kedua ustadz ini (Ust Somad dan ust Adi Hidayat) sangat mumpuni sebagai ulama di Indonesia, menguasai sumber-sumber utama (quran dan sunnah). Bahkan mereka mutqin (profesional) dalam penyampaian tersebut,” ujar Elvandi.

“Saya secara pribadi bertanggung jawab atas statement saya, bahwa kedua ustadz ini insya Allah ulama ahlus sunnah yang mengikuti manhaj salafussaleh, walaupun mereka tidak mengklaim dirinya paling salaf,” pungkas Elvandi.

Sementara itu, karena begitu viralnya Ust. Somad di media sosial, komunitas pengusaha Payakumbuh yang tergabung dalam PEDATI (Pengusaha Muda Kreatif) berniat untuk mengundang Ust. Abdul Somad untuk tabligh akbar di Payakumbuh pasca lebaran nanti. Namun sayang jadwal Ust. Somad begitu padat sehingga tidak bisa memenuhi undangan PEDATI. “ini jawaban beliau, sudah penuh sampai Maret 2018,” pungkas Fikri Hidayat, salah satu pengurus PEDATI. (arie)