Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Unit Reskrim Polsekta Payakumbuh amankan 2 pelaku Curanmor diwilayah hukumnya. Muhammad Putra (23) mantan security salah satu rumah sakit swasta di Kota Payakumbuh ditangkap anggota Satreskrim Polsekta Payakumbuh pada Selasa 13/3. Pelaku yang beralamat Di Koto Baru Payobasuang ini diamankan polisi karena terlibat pencurian sepeda motor Honda Vario BA 3845 MC di parkiran warnet Simpang Benteng Payakumbuh.

Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto melalui Kapolseta Payakumbuh Kompol Russirwan kepada awak media mengatakan, Pelaku ditangkap saat sedang mengutak atik motor hasil curiannya ini didepan sebuah rumah di Tarok Kelurahan Tigo Koto Diateh Payakumbuh Utara. Pelaku mempreteli motor tersebut imbuh Kompol Russirwan.

Tersangka diamankan setelah pengembangan laporan korban atas nama Farhan yang kehilangan sepeda motornya pada Minggu 11/3 malam di parkiran salah warnet Simpang Benteng Payakumbuh. Atas kehilangan tersebut Farhan membuat laporan polisi LP/K/45/III/2018 di Polsekta Payakumbuh, Ujar Kapolsek yang akrab di sapa Ayah ini.

 

Menurut pengakuan tersangka, ungkap Kompol Russirwan,Untuk menghilangkan kecurigaan usai mengambil motor tersebut, tersangka memarkirnya di Rumah Sakit Adnan WD. Kemudian tersangka memantau situasi di seputaran warnet.

Setelah merasa aman usai ada pengunjung warnet yang berteriak kehilangan sepeda motornya, Tersangka mengambil motor hasil curian tersebut di parkiran Adnan WD dan membawanya ke Bukittinggi. Selama 2 hari motormotor tersebut diinapkan di Bukittinggi karena pelaku bekerja di sana sebagai kuli. Menurut pengakuan tersangka kepada penyidik.

 

Selain mengamankan tersangka, Satreskrim Polsekta Payakumbuh juga mengamankan seorang pria inisial K (21) warga Koto Baru Bala Janggo Payakumbuh Utara. Dari tangan pria ini diamankan 1 unit sepeda motor  Yamaha Mio Sporty yang diduga hasil curian. Tersangka K diduga menjadi penadah motor tersebut dari seorang pelaku yang saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kepada penyidik K mengakui bahwa motor tersebut dibelinya senilai 1 Juta rupiah dengan kondisi tidak ada surat menyurat. Yang satu ini ditangkap satreskrim ketika sedang nongkrong disalah satu warung depan Gereja Payakumbuh, Ujar Kompol Russirwan. Sementara barang bukti sudah di preteli dan tidak lagi ada plat nomor terpasang,Imbuh Kapolsekta.

Untuk mengusutan lebih lanjut kedua tersangka bersama barang bukti dua unit sepeda motor sudah diamankan di Mapolsekta Payakumbuh.(*)