makan nasi di ateh batu nyarai

Berbicara tentang Sumatera Barat tidak akan ada habisnya dan tidak ada matinya. Banyak hal-hal menarik untuk dibicarakan juga dituliskan. Tentang apapun itu, karena di Sumbar semuanya ada, termasuk hal-hal unik yang cuma ada di Sumbar itu sendiri, seperti 10 hal berikut ini:

JAM GADANG YANG HANYA DUA DI DUNIA
Jam Gadang adalah salah satu keunikan Sumbar yang terletak di jantung Kota Bukittinggi. Uniknya jam gadang yang ada di Bukittinggi mesinnya yang sama dengan Big Ben di Inggris dan saat ini hanya tinggal 2 buah di dunia, yaitu Jam Gadang dan Big Ben.

Selain itu Jam Gadang yang merupakan ikon Kota Bukittinggi, pada penulisan angka 4 (empat) nya tidak mengikuti aturan penulisan angka Romawi sebagaimana mestinya. Di Jam Gadang angka empat ditulis IIII bukan IV, hal ini sampai sekarang masih menjadi perdebatan tersendiri.

jam gadang

JEMBATAN AKAR
Jembatan Akar (Bahasa Minang: Titian Aka) merupakan sebuah objek wisata yang terbuat dari akar hidup dari dua buah pohon beringin yang melintasi sungai Batang Bayang. Objek wisata yang sudah berumur lebih dari 100 tahun ini berada di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Jembatan Akar sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang. Diyakini jembatan ini mulai dirajut oleh seorang ulama bernama Pakih Sokan pada tahun 1890 dan mulai digunakan pada tahun 1916. (selengkapnya: Pesona Kecantikan Jembatan Akar Sungai Batang Bayang Sumbar)

Obyek wisata Jembatan Akar di Kenagarian Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Foto: Riko Coubout
Obyek wisata Jembatan Akar di Kenagarian Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Foto: Riko Coubout

BUKITTINGGI PERNAH MENJADI IBUKOTA NEGARA
Selain melahirkan banyak tokoh dan pahlawan nasional Kota Bukittinggi juga pernah menjadi Ibu Kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tahun 1948 ketika terjadi Agresi Militer Belanda II.

Negara Indonesia sendiri pada waktu itu memang berada dalam keadaan darurat, dimana Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditahan oleh penjajah. Semasa PDRI di Kota Bukittinggi, Indonesia dipimpin oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara.

Pasar dan terminal Aur Kuning di Kota bukittinggi, Sumatera barat. foto EJK

RENDANG MAKANAN TERLEZAT DI DUNIA
Salah satu keunikan lain di Sumbar adalah makanannya yaitu Rendang. Rendang adalah makanan yang cukup unik, karena merupakan makanan yang terbuat dari daging namun bisa bertahan cukup lama jika dimasak dengan benar.

Tidak itu saja, Rendang bahkan dinobatkan menjadi makanan terlezat di dunia versi CNN Internasional. Rendang mengalahkan 49 masakan lezat lainnya dari seluruh dunia. Jadi wajarlah ya, semua orang tergila-gila dengan cita rasa rendang yang khas.

Rendang daging

MEMPUNYAI DESTINASI WISATA YANG MIRIP DENGAN LUAR NEGERI
Salah satu keunikan Sumbar adalah destinasi wisatanya yang mirip dengan luar negeri. Ada 7 destinasi wisata di Sumbar yang mirip dengan luar negeri.

SUKU MINANGKABAU MENGANUT BUDAYA MATRILINEAL
Suku Minangkabau yang merupakan etnis terbesar di Sumbar menganut sistem kekerabatan Matrilineal yaitu garis keturunan berdasarkan garis keturunan ibu. Suku bagi orang Minangkabau diturunkan berdasarkan sistem Materilineal ini, artinya suku seorang anak akan mengikut kepada suku ibunya, berbeda dengan suku-suku lain di Indonesia.

Konon sistem matrilineal ini adalah sistem kekerabatan tertua di dunia dan etnis Minangkabau adalah salah satu etnis di dunia yang masih menganutnya sampai saat ini. Selain Minangkabau, suku Mosuo di Yunnan, China juga masih menggunakan sistem matrileneal.

Bundo Kanduang

TATO MENTAWAI MERUPAKAN TATO TERTUA DI DUNIA
Tato Menatawai atau dalam bahasa Mentawai disebut titi konon merupakan tato tertua di dunia, lebih tua dari tato Mesir yang diperkirakan ada sejak 1300 SM. Sementara itu tato Mentawai diperkirakan sudah ada sejak orang Mentawai datang ke Pantai Barat Sumatera pada zaman logam yaitu 1500 SM-500 SM.

kompas/ foto: Iwan Setiawan

IKAN BILIH HANYA HIDUP DI DANAU SINGKARAK
Ikan Bilih mempunyai nama ilmiah Mystacoleuseus padangensis. Ikan ini berukuran kecil 6-12 sentimeter berbentuk lonjong dan pipih. Ikan ini sangat gurih bila dimasak, terutama digoreng dan ditambah dengan lado. Ikan ini merupakan ikan endemik yang hanya hidup di Danau Singkarak dan Danau Maninjau, Sumatera Barat.

Ikan Bilih Danau Singkarak

TRADISI-TRADISI UNIK DI SETIAP DAERAH
Sumbar yang sebagian besar penduduknya adalah etnis Minangkabau mempunyai banyak tradisi dan kebudayaan yang unik. Bahkan di setiap daerah di Sumbar memiliki tradisi yang unik dan berbeda satu sama lain. Seperti halnya pernikahan, di Pariaman misalnya ada tradisi bajapuik. Tradisi ini mengharuskan pihak perempuan membayar ‘uang japuik’ kepada pihak laki-laki. Hal ini berbeda dengan daerah Payakumbuh yang memiliki tradisi dimana pihak laki-laki harus membelikan perlengkapan kamar si perempuan.